Pertemuan Dua Kelompok Watulawang Belum Temukan Titik Temu, Para Pihak Diharapkan Adakan Dialog

27 Juni 2026 06:15:34 WIB

Perwakilan kelompok Jalur Jalan Watulawang, Wasito (kedua dari kiri) dan perwakilan Kelompok Pantai Watulawang, Suyitno (paling kanan) saat mengikuti pertemuan yang difasilitasi oleh Pemerintah Kalurahan Tepus di Ruang Perpustakaan Desa Bintang Pustaka Kalurahan Tepus, Jum’at (26/6/2026)  (c) Dok. Kalurahan Tepus

 

TEPUS (desatepus.gunungkidulkab.go.id) – Pemerintah Kalurahan Tepus kembali memfasilitasi pertemuan lanjutan antara dua kelompok yang berkepentingan dalam pengelolaan kawasan wisata Pantai Watulawang. Pertemuan tersebut berlangsung pada Jumat siang (26/6/2026) di Ruang Perpustakaan Bintang Pustaka, dengan menghadirkan perwakilan kedua kelompok, unsur Forkopimkap (Panewu, Kapolsek Tepus, dan Koramil Tepus), Pemerintah Kalurahan Tepus, dan Ketua Bamuskal, serta anggota Tim Identifikasi Permasalahan Pantai Watulawang.

Pertemuan diadakan untuk klarifikasi bersama setelah sebelumnya ada pertemuan-pertemuan dengan para pihak, sebagai upaya mencari solusi terbaik melalui musyawarah dan dialog terbuka, sehingga berbagai perbedaan pandangan dapat diselesaikan secara damai serta mengedepankan kepentingan bersama.

Dalam kesempatan tersebut, masing-masing kelompok menyampaikan pandangan, aspirasi, dan permintaan terkait rencana pengelolaan kawasan wisata.


Pendapat dan permintaan dua kelompok berbeda

Perwakilan Kelompok Jalur Jalan Watulawang (Trenggole), Wasito (Toge), menyampaikan harapan agar kelompoknya memperoleh bagian lokasi yang dapat dikelola sebagai area parkir. Menurutnya, pembagian ruang pengelolaan tersebut diharapkan mampu memberikan kepastian bagi kelompok yang selama ini turut berperan dalam aktivitas kawasan.

Sementara itu, Kelompok Pantai Watulawang yang diwakili Suyitno menyampaikan bahwa pada prinsipnya masih dimungkinkan adanya aktivitas usaha payung pantai di kawasan tersebut dengan jumlah maksimal 10 unit payung, sebagai bentuk upaya mengakomodasi kepentingan para pelaku usaha tanpa mengganggu penataan kawasan.

Meski kedua belah pihak telah menyampaikan pandangan masing-masing, hingga berakhirnya pertemuan belum tercapai kesepakatan atau titik temu yang dapat diterima bersama. Oleh karena itu, penyelesaian persoalan akan dilanjutkan melalui proses komunikasi dan mediasi lanjutan dengan mengedepankan semangat musyawarah untuk mufakat.


Himbauan untuk jaga ketertiban dan adakan dialog

Dalam arahannya, Panewu Tepus, Kapolsek Tepus, serta Lurah Tepus mengajak seluruh pihak untuk tetap menjaga situasi yang aman, kondusif, dan mengedepankan dialog dalam menyelesaikan setiap perbedaan.

Mereka berharap seluruh pihak dapat membuka ruang komunikasi yang lebih baik sehingga solusi yang adil dan dapat diterima bersama dapat segera tercapai. Selain itu, seluruh pihak juga diimbau untuk tetap mematuhi ketentuan dan peraturan yang berlaku, menjaga ketertiban umum, serta menghindari tindakan-tindakan yang berpotensi menimbulkan gangguan terhadap aktivitas pariwisata di Kabupaten Gunungkidul.

Pemerintah Kalurahan Tepus menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses mediasi secara terbuka, objektif, dan mengedepankan kepentingan masyarakat. Dengan semangat kebersamaan, diharapkan permasalahan yang ada dapat diselesaikan melalui jalan musyawarah sehingga tercipta suasana yang harmonis, aman, serta mendukung keberlangsungan sektor pariwisata yang menjadi salah satu penggerak perekonomian masyarakat.

 

Artikel berita terkait :

♦  Lurah Tepus Hadiri Silaturahmi dan Klarifikasi Terkait Berita Viral Watulawang di Media Sosial

♦  Pemerintah Kalurahan Tepus Bentuk Tim Khusus Tangani Polemik Jalur Pantai Watulawang

♦  Tindak Lanjuti Hasil Pertemuan, Lurah Tepus Beserta Tim Berkunjung ke Pantai Watulawang

♦  Lanjutkan Progress, Tim Identifikasi Adakan Pertemuan dengan Kelompok Pantai Watulawang

 

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • Nur aisyah
    Nama saya aisyah ngk anak saya ad 5 anak pertama u...baca selengkapnya
    19 Juli 2026 16:19:24 WIB
  • Atikah
    Assalamualaikum.. Saya mau tanya kenapa tahun lalu...baca selengkapnya
    18 Juli 2026 22:01:16 WIB
  • M SHOLEH
    saya berpenghasilan pas Pasan kok dimasukkan desil...baca selengkapnya
    16 Juli 2026 07:36:11 WIB
  • irmayah
    sebelum covid menyerang memang saya dari keluarga ...baca selengkapnya
    09 Juli 2026 11:53:45 WIB
  • Aep Rukmana Mustopa
    Ijin bertanya, saya adalah mantan penerima bansos ...baca selengkapnya
    11 Juni 2026 09:55:53 WIB
  • Dea amelia
    Saya seorang ibu dengan 2 anak yang masih balita s...baca selengkapnya
    10 Juni 2026 07:51:55 WIB
  • kiky
    semoga bisa makin sukses...baca selengkapnya
    09 Juni 2026 10:08:36 WIB
  • Benmy praat
    Saya umur52 thn anak 2 tidak ada kerja atau pengan...baca selengkapnya
    09 Juni 2026 09:00:06 WIB
  • Melyani
    Assalamualaikum saya dari Cirebon Palimanan barat,...baca selengkapnya
    08 Juni 2026 14:22:52 WIB
  • Ika suhartika
    Nau menurunkan desil,kenapa yg kaya mendapatkan ba...baca selengkapnya
    11 Mei 2026 18:41:10 WIB
Galeri Foto
Sugeng Rawuh
Real Time
Powered by DaysPedia.com
Waktu Saat Ini di DI Yogyakarta
104506
Sel, 3 Maret
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial