Pelatihan Hari Kedua Penanggulangan Risiko Bencana dan Iklim Bahas Penyusunan Rencana Aksi

28 Juni 2026 12:21:29 WIB

Para peserta pelatihan Penanggulangan Resiko Bencana dan Iklim, sedang berdiskusi menyusun rencana aksi. Pelatihan diselenggarakan oleh YAKKUM di Balai Padukuhan Pacungan, Sabtu (27/6/2026)  (c) Dok. Kalurahan Tepus

 

TEPUS (desatepus.gunungkidulkab.go.id) – Pelatihan Penanggulangan Risiko Bencana dan Iklim yang dilaksanakan oleh YAKKUM memasuki hari kedua dengan fokus pada penyusunan Rencana Aksi sebagai langkah nyata dalam upaya pengurangan risiko bencana di tingkat kalurahan, Sabtu (27/6/2024). Kegiatan ini merupakan lanjutan dari pelatihan hari pertama yang telah membahas pemetaan berbagai potensi risiko bencana dan dampak perubahan iklim yang dihadapi wilayah Kalurahan Tepus.

Pelatihan diikuti oleh unsur Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB), perwakilan kelompok tani, serta kelompok perempuan. Kehadiran berbagai unsur masyarakat tersebut diharapkan mampu menghasilkan rencana aksi yang komprehensif, partisipatif, dan sesuai dengan kondisi di masing-masing wilayah.

Pada sesi hari kedua, peserta secara aktif berdiskusi untuk menyusun langkah-langkah strategis yang dapat dilakukan dalam menghadapi berbagai potensi bencana. Rencana aksi yang disusun meliputi upaya pencegahan, kesiapsiagaan, mitigasi, hingga peningkatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana maupun dampak perubahan iklim.

 

Berbekal hasil identifikasi risiko yang telah dilakukan pada hari pertama, setiap kelompok menyusun program prioritas yang realistis, terukur, serta dapat dilaksanakan secara bertahap dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan di tingkat kalurahan.

Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan tidak hanya memahami potensi risiko yang ada, tetapi juga mampu menerjemahkannya ke dalam rencana aksi yang dapat menjadi pedoman bersama dalam membangun masyarakat yang lebih tangguh terhadap bencana.

Pemerintah Kalurahan Tepus menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas masyarakat dalam menghadapi berbagai ancaman bencana dan perubahan iklim. Dengan adanya kolaborasi antara FPRB, kelompok tani, kelompok perempuan, serta seluruh elemen masyarakat, diharapkan tercipta sistem penanggulangan bencana yang lebih terencana, terkoordinasi, dan berkelanjutan demi mewujudkan Kalurahan Tepus yang tangguh dan adaptif terhadap risiko bencana maupun perubahan iklim.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • Nur aisyah
    Nama saya aisyah ngk anak saya ad 5 anak pertama u...baca selengkapnya
    19 Juli 2026 16:19:24 WIB
  • Atikah
    Assalamualaikum.. Saya mau tanya kenapa tahun lalu...baca selengkapnya
    18 Juli 2026 22:01:16 WIB
  • M SHOLEH
    saya berpenghasilan pas Pasan kok dimasukkan desil...baca selengkapnya
    16 Juli 2026 07:36:11 WIB
  • irmayah
    sebelum covid menyerang memang saya dari keluarga ...baca selengkapnya
    09 Juli 2026 11:53:45 WIB
  • Aep Rukmana Mustopa
    Ijin bertanya, saya adalah mantan penerima bansos ...baca selengkapnya
    11 Juni 2026 09:55:53 WIB
  • Dea amelia
    Saya seorang ibu dengan 2 anak yang masih balita s...baca selengkapnya
    10 Juni 2026 07:51:55 WIB
  • kiky
    semoga bisa makin sukses...baca selengkapnya
    09 Juni 2026 10:08:36 WIB
  • Benmy praat
    Saya umur52 thn anak 2 tidak ada kerja atau pengan...baca selengkapnya
    09 Juni 2026 09:00:06 WIB
  • Melyani
    Assalamualaikum saya dari Cirebon Palimanan barat,...baca selengkapnya
    08 Juni 2026 14:22:52 WIB
  • Ika suhartika
    Nau menurunkan desil,kenapa yg kaya mendapatkan ba...baca selengkapnya
    11 Mei 2026 18:41:10 WIB
Galeri Foto
Sugeng Rawuh
Real Time
Powered by DaysPedia.com
Waktu Saat Ini di DI Yogyakarta
104506
Sel, 3 Maret
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial