Mahasiswa KKN UII Adakan Pelatihan bagi KWT, tentang Los Elos Gula dan Sosialisasi Pajak UMKM

maz_yon 26 Agustus 2026 21:13:54 WIB

Tepus (desatepus.gunungkidulkab.go.id) – Belasan ibu-ibu Kelompok Wanita Tani (KWT) dan pelaku UMKM di Kalurahan Tepus mengikuti pelatihan pembuatan Los Elos Gula Merah yang digelar mahasiswa KKN Universitas Islam Indonesia (UII), Senin (24/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di UMKM NANDA tersebut merupakan program kerja individu Hendri Prama Yudhi, mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Akuntansi Perpajakan, Fakultas Bisnis dan Ekonomika UII, dalam rangkaian KKN UII Angkatan ke-73.

Kegiatan tersebut tidak hanya mengenalkan inovasi olahan singkong, tetapi juga memberikan pemahaman mengenai kewajiban perpajakan bagi pelaku UMKM. Peserta diajak mengenal Los Elos Gula Merah, kue tradisional berbahan singkong, kelapa, dan gula merah, sekaligus mempraktikkan langsung proses pembuatannya.

Dalam sesi pemaparan materi, Hendri Prama Yudhi, mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Akuntansi Perpajakan Fakultas Bisnis dan Ekonomika UII, menjelaskan bahwa Los Elos Gula Merah merupakan salah satu kue tradisional khas Madura yang berasal dari Kabupaten Sumenep, tepatnya di ujung timur Pulau Madura. Hidangan tradisional ini dibuat dari tiga bahan utama, yaitu singkong yang telah diparut, parutan kelapa, dan gula merah sebagai isian. Namun demikian, variasi isian tidak terbatas pada gula merah saja; sesuai dengan selera masing-masing, isian dapat diganti atau dikombinasikan dengan cokelat dan kacang hijau. Pemateri juga memberikan penjelasan menarik mengenai perbedaan antara Lemet dan Los Elos yang seringkali membingungkan masyarakat. Pada dasarnya, "Lemet" dan "Los Elos" adalah dua nama berbeda untuk jenis kue basah tradisional yang sama, namun memiliki perbedaan pada asal daerah, teknik pencampuran isi, dan cara penyajiannya. Lemet merupakan sebutan yang sangat populer di tanah Jawa (Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta), sedangkan Los Elos adalah sebutan khusus untuk kue ini di Pulau Madura.

Pelatihan berlangsung secara interaktif dengan pemaparan materi, pemutaran video, hingga praktik langsung. Peserta belajar mengolah singkong, mencampurnya dengan kelapa dan garam, memberikan isian gula merah, membungkus adonan menggunakan daun pisang, hingga mengukusnya sampai matang.

Selain keterampilan pengolahan pangan, Hendri juga memberikan sosialisasi mengenai pajak UMKM. Materi ini diharapkan menambah pemahaman pelaku usaha mengenai kewajiban perpajakan sekaligus mendorong pengelolaan usaha yang lebih tertib.

Antusiasme peserta terlihat dalam sesi diskusi yang membahas berbagai potensi olahan singkong, hasil panen, kendala pemasaran, hingga peluang mengembangkan Los Elos sebagai produk bernilai ekonomi. Ketersediaan bahan baku seperti singkong, kelapa, dan gula merah yang mudah diperoleh di sekitar wilayah Tepus menjadi salah satu peluang untuk mengembangkan usaha berbasis potensi lokal.

Sebagai tindak lanjut, disepakati adanya uji coba produk bersama KWT dan evaluasi kegiatan untuk melihat kualitas produk serta efektivitas program. Melalui kegiatan tersebut, Hendri berharap keterampilan masyarakat dalam mengolah potensi lokal semakin berkembang dan dapat membuka peluang ekonomi baru bagi ibu-ibu KWT maupun pelaku UMKM di Kalurahan Tepus.

Program kerja individu ini dilaksanakan di bawah bimbingan Dosen Pendamping Lapangan Syahdara Anisa Makruf, S.Pd.I., M.Pd.I. dan Muhammad Zainuddin Ma’rifa, S.Pd.

Klik : Untuk Jelajahi Website Lebih Banyak

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • Nur aisyah
    Nama saya aisyah ngk anak saya ad 5 anak pertama u...baca selengkapnya
    19 Juli 2026 16:19:24 WIB
  • Atikah
    Assalamualaikum.. Saya mau tanya kenapa tahun lalu...baca selengkapnya
    18 Juli 2026 22:01:16 WIB
  • M SHOLEH
    saya berpenghasilan pas Pasan kok dimasukkan desil...baca selengkapnya
    16 Juli 2026 07:36:11 WIB
  • irmayah
    sebelum covid menyerang memang saya dari keluarga ...baca selengkapnya
    09 Juli 2026 11:53:45 WIB
  • Aep Rukmana Mustopa
    Ijin bertanya, saya adalah mantan penerima bansos ...baca selengkapnya
    11 Juni 2026 09:55:53 WIB
  • Dea amelia
    Saya seorang ibu dengan 2 anak yang masih balita s...baca selengkapnya
    10 Juni 2026 07:51:55 WIB
  • kiky
    semoga bisa makin sukses...baca selengkapnya
    09 Juni 2026 10:08:36 WIB
  • Benmy praat
    Saya umur52 thn anak 2 tidak ada kerja atau pengan...baca selengkapnya
    09 Juni 2026 09:00:06 WIB
  • Melyani
    Assalamualaikum saya dari Cirebon Palimanan barat,...baca selengkapnya
    08 Juni 2026 14:22:52 WIB
  • Ika suhartika
    Nau menurunkan desil,kenapa yg kaya mendapatkan ba...baca selengkapnya
    11 Mei 2026 18:41:10 WIB
Galeri Foto
Brayat Kalurahan
Real Time
Powered by DaysPedia.com
Waktu Saat Ini di DI Yogyakarta
104506
Sel, 3 Maret
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial