Kanjeng Yuda Berbaur dengan Warga Pudak, Dengarkan Keluh Kesah Hadapi Kekeringan
maz_yon 07 September 2026 17:26:06 WIB
Tepus (desatepus.gunungkidulkab.go.id) – Kunjungan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Kalurahan, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (PMKKPS) Daerah Istimewa Yogyakarta, KPH Yudanegara, P.Hd, di Padukuhan Pudak, Kalurahan Tepus, Kapanewon Tepus, Senin (7/9/2026), tidak sekadar menjadi kunjungan seremonial.
Di tengah agenda peninjauan bantuan air bersih dengan teknologi Water Treatment dari Satbrimob Polda DIY bekerja sama dengan BPBD DIY, Kanjeng Yuda menyempatkan diri berbaur dan berbincang langsung dengan masyarakat yang hadir.
Tanpa sekat dan suasana yang formal, KPH Yudanegara terlihat duduk dan bercengkerama bersama warga. Ia mendengarkan secara langsung berbagai cerita dan keluhan masyarakat mengenai kondisi yang mereka hadapi selama musim kemarau.
Warga menyampaikan bahwa kekeringan yang melanda wilayah Kalurahan Tepus berdampak langsung terhadap ketersediaan air untuk kebutuhan sehari-hari. Jarak yang cukup jauh menuju sumber air serta terbatasnya sumber air pada musim kemarau membuat kebutuhan air bersih menjadi persoalan yang harus dihadapi masyarakat dari waktu ke waktu.
Kanjeng Yuda menyimak satu per satu cerita warga. Sesekali ia menanggapi dan berdiskusi mengenai kondisi yang dialami masyarakat, termasuk kebutuhan air bersih dan harapan warga agar persoalan kekeringan dapat ditangani secara berkelanjutan.
Sikap tersebut membuat suasana kunjungan terasa lebih dekat. Kehadiran KPH Yudanegara tidak hanya sebagai pejabat pemerintah yang meninjau kegiatan, tetapi juga sebagai sosok yang hadir untuk mendengar langsung suara masyarakat di lapangan.
Bagi warga Pudak, kesempatan untuk menyampaikan kondisi secara langsung menjadi hal yang berarti. Persoalan kekeringan yang selama ini mereka rasakan dapat disampaikan kepada salah satu unsur pemerintah DIY secara langsung, sehingga berbagai kebutuhan dan kondisi riil masyarakat dapat menjadi bahan perhatian dalam menentukan langkah penanganan ke depan.
Kunjungan tersebut juga menunjukkan bahwa penanganan kekeringan tidak cukup hanya dengan menghadirkan bantuan air ketika masyarakat membutuhkan. Dibutuhkan komunikasi, kepedulian, serta sinergi berbagai pihak untuk mencari solusi yang lebih berkelanjutan.
Setelah berbincang dengan warga, KPH Yudanegara kemudian meninjau proses kerja Water Treatment yang digunakan dalam penyediaan air bersih di Padukuhan Pudak. Ia mendapatkan penjelasan mengenai cara kerja peralatan tersebut hingga proses pengolahan air menjadi air siap minum.
Kehadiran Kanjeng Yuda di tengah masyarakat menjadi bagian yang mendapat perhatian dalam kegiatan tersebut. Sikap terbuka dan kesediaannya mendengarkan langsung keluhan warga memperlihatkan pentingnya pendekatan yang dekat dengan masyarakat dalam memahami persoalan yang terjadi di lapangan.
Di tengah musim kemarau dan kekeringan yang masih dirasakan warga Kalurahan Tepus, pertemuan sederhana antara pejabat pemerintah dan masyarakat tersebut menjadi pengingat bahwa suara warga merupakan bagian penting dalam setiap upaya penanganan persoalan di tingkat masyarakat.
Pemerintah Kalurahan Tepus berharap sinergi antara Pemerintah DIY, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, BPBD, kepolisian, dan berbagai pihak lainnya dapat terus diperkuat sehingga kebutuhan air bersih masyarakat dapat tertangani, sekaligus mendorong hadirnya solusi jangka panjang bagi wilayah yang setiap tahun menghadapi ancaman kekeringan.
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
- Kanjeng Yuda Berbaur dengan Warga Pudak, Dengarkan Keluh Kesah Hadapi Kekeringan
- KPH Yudanegara Kunjungi Pudak, Tinjau Bantuan Air Bersih dengan Water Treatment Satbrimob Polda DIY
- Tiga Kelompok Kalurahan Tepus Terima Perguliran Dana DBM
- Apel Rutin Pamong Kalurahan Tepus Digelar, Lurah Tekankan Kedisiplinan dan Pelayanan Masyarakat
- Apakah yang Dimaksud Water Treatment yang diuji coba di Padukuhan Pudak? Berikut Penjelasannya !
- Lurah Tepus Hadiri Uji Coba Water Treatment di Padukuhan Pudak
- Mengenal Hukum Sejak Dini : Simulasi Sidang di SD Muhammadiyah Dloko
Komentar Terkini
-
Nur aisyah
Nama saya aisyah ngk anak saya ad 5 anak pertama u...baca selengkapnya
19 Juli 2026 16:19:24 WIB -
Atikah
Assalamualaikum.. Saya mau tanya kenapa tahun lalu...baca selengkapnya
18 Juli 2026 22:01:16 WIB -
M SHOLEH
saya berpenghasilan pas Pasan kok dimasukkan desil...baca selengkapnya
16 Juli 2026 07:36:11 WIB -
irmayah
sebelum covid menyerang memang saya dari keluarga ...baca selengkapnya
09 Juli 2026 11:53:45 WIB -
Aep Rukmana Mustopa
Ijin bertanya, saya adalah mantan penerima bansos ...baca selengkapnya
11 Juni 2026 09:55:53 WIB -
Dea amelia
Saya seorang ibu dengan 2 anak yang masih balita s...baca selengkapnya
10 Juni 2026 07:51:55 WIB -
kiky
semoga bisa makin sukses...baca selengkapnya
09 Juni 2026 10:08:36 WIB -
Benmy praat
Saya umur52 thn anak 2 tidak ada kerja atau pengan...baca selengkapnya
09 Juni 2026 09:00:06 WIB -
Melyani
Assalamualaikum saya dari Cirebon Palimanan barat,...baca selengkapnya
08 Juni 2026 14:22:52 WIB -
Ika suhartika
Nau menurunkan desil,kenapa yg kaya mendapatkan ba...baca selengkapnya
11 Mei 2026 18:41:10 WIB
Brayat Kalurahan
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Total Visitor | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |












