Dari Ruang Kelas hingga Balai Padukuhan : Aksi Nyata Proker Mahasiswa KKN UII Unit di Tepus
maz_yon 11 September 2026 13:50:38 WIB
Tepus (desatepus.gunungkidulkab.go.id) — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Angkatan 73 Universitas Islam Indonesia (UII) terus menunjukkan kontribusi nyata di tengah masyarakat. Melalui berbagai program kerja individu, mereka menyasar isu pendidikan, perlindungan anak, hingga pemberdayaan ekonomi warga. Berikut rangkaian kegiatan yang berlangsung secara berurutan di Kalurahan Tepus, Kapanewon Tepus, Kabupaten Gunungkidul.
Dorong Digitalisasi UMKM Upaya Meningkatkan Pengelolaan Keuangan UMKM melalui QRIS
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Indonesia (UII) Angkatan 73 Unit 126, Nazril Pasha Ramadhan, melaksanakan program kerja individu "Digitalisasi Sistem Pembayaran: Upaya Meningkatkan Pengelolaan Keuangan UMKM di Padukuhan" di Padukuhan Tegalweru dan sekitarnya.
Program ini berangkat dari hasil observasi awal yang menemukan masih banyaknya pelaku UMKM di dusun tersebut yang belum terdaftar di Google Maps, belum memiliki banner usaha, belum memahami manfaat QRIS, dan sepenuhnya mengandalkan transaksi tunai.
Melalui rangkaian program ini, pelaku UMKM di Padukuhan Tegalweru dan sekitarnya diharapkan dapat mengelola keuangan usaha secara lebih tertib melalui pencatatan transaksi digital, memperluas jangkauan pasar, serta lebih siap dan waspada dalam menghadapi perkembangan ekonomi digital ke depan.
Merangkul Teman: Edukasi Anti-Bullying di SD Muhammadiyah Tepus
Rabu, 26 Agustus 2026
Riefky Adjie Pratama Arif, mahasiswa Fakultas Hukum UII, menyelenggarakan sosialisasi anti-bullying bertajuk "Merangkul Teman" di SD Muhammadiyah Tepus. Kegiatan ini diikuti siswa kelas I hingga kelas VI sebagai upaya membangun lingkungan pertemanan yang aman dan saling menghargai.
Dalam pemaparannya, Adjie menekankan bahwa bullying tidak selalu berbentuk kekerasan fisik. Ia dapat hadir melalui ejekan, julukan yang tidak disukai, candaan berlebihan, hingga tindakan mengucilkan teman. Para siswa diajak membedakan antara bercanda dan menyakiti, serta memahami bahwa setiap anak berhak merasa aman dan dihargai.
Melalui pendekatan interaktif, siswa diajak berpikir dari sudut pandang orang lain. Mereka juga dibekali pemahaman tentang langkah yang dapat diambil ketika mengalami atau melihat bullying, seperti tidak ikut menertawakan, tidak membalas dengan kekerasan, dan berani meminta bantuan kepada guru atau orang tua.
Edukasi Judi Online dan Bahaya Pornografi di SMP Muhammadiyah Tepus
Kamis, 27 Agustus 2026
Masih dalam semangat yang sama, Riefky Adjie Pratama Arif melanjutkan program kerjanya di SMP Muhammadiyah Tepus dengan tema Judi Online dan Bahaya Pornografi. Kegiatan ini menyasar siswa sebagai generasi muda yang akrab dengan dunia digital.
Materi disampaikan dengan pendekatan hukum yang sederhana. Para siswa diajak memahami bahwa ruang digital bukanlah ruang tanpa aturan. Judi online yang kerap dikemas dengan janji keuntungan cepat justru membawa risiko kehilangan uang hingga kecanduan. Sementara itu, pornografi yang mudah diakses dapat memengaruhi cara pandang seseorang terhadap dirinya dan orang lain.
Mahasiswa KKN UII menekankan pentingnya kesadaran dan tanggung jawab dalam menggunakan teknologi. Siswa juga diberikan pemahaman mengenai langkah yang dapat dilakukan ketika menemukan konten tidak pantas, seperti tidak menyebarkannya dan meminta bantuan kepada orang dewasa yang dipercaya.
Edukasi Bahaya Bullying di SDN Tepus IV
Jumat, 4 September 2026
Upaya membangun lingkungan sekolah yang aman berlanjut di SDN Tepus IV. Riefky Adjie Pratama Arif kembali turun memberikan edukasi mengenai bullying, kali ini dengan sasaran siswa kelas IV.
Materi disampaikan secara interaktif dengan bahasa yang sesuai pemahaman anak sekolah dasar. Siswa diajak mengenali bentuk-bentuk bullying, baik fisik, ucapan yang menyakiti, maupun perilaku mengucilkan. Mereka juga diajak memahami bahwa sesuatu yang dianggap candaan oleh satu orang belum tentu dirasakan sama oleh orang lain.
Sebagai mahasiswa hukum, Adjie memperkenalkan pemahaman sederhana mengenai hak setiap anak untuk merasa aman, dihargai, dan terlindungi dari kekerasan. Antusiasme siswa terlihat dari tanggapan dan pandangan mereka mengenai bagaimana seharusnya memperlakukan teman.
Pendampingan Pencatatan Keuangan UMKM di Padukuhan Jeruk
Senin, 7 September 2026
Beralih ke sektor ekonomi, Nurrijhwa Fidela Kolengsusu, mahasiswa Program Studi Akuntansi Perpajakan, melaksanakan program kerja individu berupa Pendampingan Pencatatan Keuangan UMKM Melalui Modul Digital dan Sosialisasi Langsung di Balai Padukuhan Jeruk.
Kegiatan ini menyasar pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Padukuhan Jeruk. Materi yang diberikan mencakup dasar-dasar pencatatan keuangan, pencatatan uang masuk dan keluar, pengelolaan saldo, pemisahan keuangan usaha dan pribadi, pencatatan utang-piutang, hingga pentingnya menyimpan bukti transaksi.
Pelaku UMKM juga diperkenalkan dengan Buku Kas UMKM sebagai media pencatatan transaksi. Melalui pendampingan ini, diharapkan pelaku usaha dapat membangun kebiasaan mencatat secara konsisten sehingga pengelolaan keuangan menjadi lebih tertib dan mendukung perkembangan usaha secara berkelanjutan.
Seperti sebelumnya, rangkaian program kerja individu KKN UII angkatan 73 ini menunjukkan bahwa peran mahasiswa tidak berhenti di ruang kelas. Dari edukasi hukum bagi anak-anak hingga pendampingan ekonomi bagi pelaku usaha, kontribusi mereka menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat yang lebih sadar, aman, dan mandiri.
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
- Dari Ruang Kelas hingga Balai Padukuhan : Aksi Nyata Proker Mahasiswa KKN UII Unit di Tepus
- Edukasi Biochar dan Briket, Petani dan Pelaku UMKM Tepus Didorong Beradaptasi Perubahan Iklim
- Proker Inovatif, Mahasiswa KKN Hadirkan Inovasi Front End Website Desa Wisata Tepus
- Jelang Akhir Waktu Pengabdian di Kalurahan Tepus, Mahasiswa KKN UII Selesaikan Berbagai Proker
- Pelatihan Keamanan dan Keselamatan Daya Tarik Wisata
- Warga Padukuhan Pudak Antusias Mengikuti Penarikan Pajak PBB
- Penyebutan Resmi Nomenklatur di Kalurahan Tepus
Komentar Terkini
-
Nur aisyah
Nama saya aisyah ngk anak saya ad 5 anak pertama u...baca selengkapnya
19 Juli 2026 16:19:24 WIB -
Atikah
Assalamualaikum.. Saya mau tanya kenapa tahun lalu...baca selengkapnya
18 Juli 2026 22:01:16 WIB -
M SHOLEH
saya berpenghasilan pas Pasan kok dimasukkan desil...baca selengkapnya
16 Juli 2026 07:36:11 WIB -
irmayah
sebelum covid menyerang memang saya dari keluarga ...baca selengkapnya
09 Juli 2026 11:53:45 WIB -
Aep Rukmana Mustopa
Ijin bertanya, saya adalah mantan penerima bansos ...baca selengkapnya
11 Juni 2026 09:55:53 WIB -
Dea amelia
Saya seorang ibu dengan 2 anak yang masih balita s...baca selengkapnya
10 Juni 2026 07:51:55 WIB -
kiky
semoga bisa makin sukses...baca selengkapnya
09 Juni 2026 10:08:36 WIB -
Benmy praat
Saya umur52 thn anak 2 tidak ada kerja atau pengan...baca selengkapnya
09 Juni 2026 09:00:06 WIB -
Melyani
Assalamualaikum saya dari Cirebon Palimanan barat,...baca selengkapnya
08 Juni 2026 14:22:52 WIB -
Ika suhartika
Nau menurunkan desil,kenapa yg kaya mendapatkan ba...baca selengkapnya
11 Mei 2026 18:41:10 WIB
Brayat Kalurahan
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Total Visitor | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |












