Menilik (kembali) Sejarah Singkat Berdirinya Kabupaten Gunungkidul
maz_yon 04 Oktober 2026 17:41:06 WIB
PENGETAHUAN
Sejarah dan Hari Jadi Kabupaten Gunungkidul
Asal Nama Gunungkidul
Nama Gunungkidul telah disebut sebelum berdirinya Kerajaan Mataram Islam dan muncul sebagai toponimi kawasan pegunungan di sebelah selatan. Kawasan ini didominasi lanskap pegunungan kapur yang membentang dari Pegunungan Sewu di sebelah selatan hingga Pegunungan Batur Agung di sebelah utara.
Perubahan Penetapan Hari Jadi
Dalam beberapa dekade, Kabupaten Gunungkidul memperingati hari jadi pada tanggal 27 Mei. Penetapan tersebut merujuk pada buku berjudul Menguak Sejarah Melacak Hari Jadi Kabupaten Gunungkidul, yang menyatakan bahwa Kabupaten Gunungkidul berdiri pada hari Jumat Legi, 27 Mei 1831.
Dalam perkembangannya ditemukan bukti baru berupa dokumen tentang penyerahan wilayah Kabupaten Gunungkidul. Temuan tersebut kemudian dikaji secara mendalam untuk menyempurnakan kajian sebelumnya melalui metode yang lebih sistematis, dengan menggunakan sumber-sumber tertulis, bendawi, dan lisan.
Berdasarkan kajian tersebut, disimpulkan bahwa Kabupaten Gunungkidul terbentuk pada Hari Senin Legi, 16 Rabiulakir Tahun Jawa 1758 atau 4 Oktober 1830 Masehi.
Gunungkidul dalam Naskah Sejarah
Dalam historiografi tradisional, kata Gunungkidul telah disebut dalam naskah Babad Tanah Jawi maupun Serat Kandha.
Gunungkidul merupakan bagian dari kerajaan yang berpusat di Jawa Tengah, yaitu Pajang dan Mataram Islam, atau dikenal dengan sebutan Pajang Kidul.
Penyebutan Gunungkidul dalam Babad Tanah Jawi muncul dalam kisah Ki Ageng Pemanahan yang tiba di Mataram dan hendak mengunjungi sahabatnya, Ki Ageng Giring, yang tinggal di suatu daerah bernama Paderesan, Gunungkidul.
Gunungkidul dan Perjanjian Giyanti
Gunungkidul sebagai bagian dari wilayah Mataram muncul dalam perundingan Grobogan yang kemudian menjadi salah satu dasar terjadinya Perjanjian Giyanti pada 13 Februari 1755.
Perjanjian tersebut menyebabkan Mataram Islam terbagi menjadi dua bagian besar, yaitu Kasunanan Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta.
Perang Jawa dan Perjanjian Klaten
Perang Jawa atau lebih dikenal sebagai Perang Diponegoro (1825–1830) membawa dampak besar terhadap perubahan administratif wilayah Jawa.
Perubahan tersebut berujung pada Perjanjian Klaten pada 27 September 1830, yang membahas batas-batas wilayah antara Kasunanan Surakarta Adiningrat dan Kasultanan Yogyakarta Adiningrat.
Dalam kesepakatan tersebut, Pajangan dan Sukawati masuk wilayah Surakarta Adiningrat, sedangkan Mataram dan Pajang Kidul atau Gunungkidul masuk wilayah Kasultanan Yogyakarta Adiningrat.
Titik Tolak Terbentuknya Kabupaten Gunungkidul
Hasil kesepakatan tersebut kemudian ditandatangani di Surakarta pada 12 Rabiulakir Tahun Jawa 1758 atau 1 Oktober 1830 Masehi, dan di Yogyakarta pada 16 Rabiulakir Tahun Jawa 1758 atau 4 Oktober 1830 Masehi.
Penandatanganan perjanjian di Yogyakarta menjadi titik tolak terbentuknya Kabupaten Gunungkidul secara legal formal, berikut wilayah administratif dan batas-batasnya.
Daftar Bupati Gunungkidul
Sejak terbentuknya Kabupaten Gunungkidul, sejumlah tokoh telah dipercaya memimpin pemerintahan daerah. Berikut daftar Bupati Gunungkidul berdasarkan urutan masa jabatan:
Sumber : Sekretariat Daerah Kabupaten Gunungkidul
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
- Menilik (kembali) Sejarah Singkat Berdirinya Kabupaten Gunungkidul
- Selamat Hari Jadi ke-196 Kabupaten Gunungkidul
- Malam Tirakatan Hari Jadi ke-196 Kabupaten Gunungkidul Digelar di Balai Kalurahan Tepus
- Lurah Tepus Bersama Petugas dari PDAM Kembali Tinjau Sumber Air Cluwakan
- Kalurahan Tepus Turut Semarakkan Kenduri Agung Hari Jadi ke-196 Gunungkidul di Pantai Baron
- Wilayah Kalurahan
- Mengapa 2 Oktober Diperingati sebagai Hari Batik Nasional? Menelusuri Sejarah dan Asal-Muasalnya
Komentar Terkini
-
Nur aisyah
Nama saya aisyah ngk anak saya ad 5 anak pertama u...baca selengkapnya
19 Juli 2026 16:19:24 WIB -
Atikah
Assalamualaikum.. Saya mau tanya kenapa tahun lalu...baca selengkapnya
18 Juli 2026 22:01:16 WIB -
M SHOLEH
saya berpenghasilan pas Pasan kok dimasukkan desil...baca selengkapnya
16 Juli 2026 07:36:11 WIB -
irmayah
sebelum covid menyerang memang saya dari keluarga ...baca selengkapnya
09 Juli 2026 11:53:45 WIB -
Aep Rukmana Mustopa
Ijin bertanya, saya adalah mantan penerima bansos ...baca selengkapnya
11 Juni 2026 09:55:53 WIB -
Dea amelia
Saya seorang ibu dengan 2 anak yang masih balita s...baca selengkapnya
10 Juni 2026 07:51:55 WIB -
kiky
semoga bisa makin sukses...baca selengkapnya
09 Juni 2026 10:08:36 WIB -
Benmy praat
Saya umur52 thn anak 2 tidak ada kerja atau pengan...baca selengkapnya
09 Juni 2026 09:00:06 WIB -
Melyani
Assalamualaikum saya dari Cirebon Palimanan barat,...baca selengkapnya
08 Juni 2026 14:22:52 WIB -
Ika suhartika
Nau menurunkan desil,kenapa yg kaya mendapatkan ba...baca selengkapnya
11 Mei 2026 18:41:10 WIB
Wilayah Kalurahan
Sugeng Rawuh
Brayat Kalurahan
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Total Visitor | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |











