Nyadran Mbah Panjer Dihadiri Lurah
maz_yon 31 Mei 2021 23:49:04 WIB
Tepus (SIDA SAMEKTA) - Konon Mbah Panjer adalah sebutan seorang leluhur yang dimakamkan di alas Panjer, masuk dalam wilayah Kanigoro Tepus. Tempat ini disebut "panjer" karena menjadi tempat ditancapkan tiang baling-baling (kitiran - jw) yang menjadi asal muasal sebutan daerah Dloko.
Menurut cerita para sesepuh yang pernah ditanya oleh redaksi, jaman dahulu wilayah dloko merupakan daerah yang belum ditempati oleh manusia karena masih berwujud alas atau hutan. Seorang linuwih yang pertama kali menempati daerah ini kemudian memasang sebuah kitiran dengan ukuran besar hingga berbunyi " dlok .. dlok ... Orang yang berada di dekat daerah itu mendengar dan terjadi percakapan, " sing dlok dlok kae opo .. (yang dlok dlok di sana itu apa). Yang lain lalu menjawab, " sing dlok dlok iku seko kono iko .." (yang dlok dlok itu dari sana) sambil menunjuk arah tempat asalnya suara. Percakapan inilah yang konon menjadi awal sebutan daerah tersebut dinamakan Dloko yang meliputi Walangan, Kanigoro, Dongsari dan Pacungan saat ini.
Sekarang ini makam Mbah Panjer masih sering diziarahi oleh masyarakat setempat atau disebut nyadran. Kegiatan dilakukan pada hari Senin Pahing menurut hari pasaran jawa sebelum masyarakat melaksanakan rasulan pada Senin Pon. Seperti pada hari ini (Senin, 31/05/2021) masyarakat dari empat padukuhan melaksanakan kenduri di makam Mbah Panjer. Acara yang dipimpin oleh seorang tetua adat ini berlangsung secara sederhana di dekat makam Mbah Panjer. Ada yang berbeda pada nyadran kali ini dengan hadirnya Lurah Tepus Supardi, SP yang ikut membaur mengikuti genduren (kenduri - ind). Menurut beliau kehadirannya semata-mata untuk dekat dengan rakyatnya dan ikut secara langsung dalam sebagian tradisi khusus yang masih dilestarikan oleh masyarakat setempat (yn)
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Komentar Terkini
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
- SMKN 1 Tepus Lakukan Monitoring Siswa PKL di Kalurahan Tepus
- Tradisi Padusan: Warisan Budaya Jawa dalam Menyambut Bulan Ramadhan
- Kenapa Awal Puasa Bisa Berbeda? Ini Sedikit Penjelasan Ilmiah dan Dasar Agamanya
- Berdasarkan Keputusan PP Muhammadiyah, Mayoritas Umat Islam Kalurahan Tepus Mulai Tarawih Malam Ini
- Lurah Tepus Hadiri Upacara Adat Kenduri dan Padusan di Pantai Sundak
- Pertemuan Rutin Desa Prima, Bahas Penguatan Peran Perempuan dan Kemandirian Ekonomi
- Panen Jagung Demplot Gapoktan Tepus, Wujud Sinergi dan Semangat Ketahanan Pangan
















