Bank Indonesia Lakukan Diskusi Publik Pengembangan UMKM Melalui QRIS di Kalurahan Tepus

30 September 2023 06:17:09 WIB

Tepus (desatepus.gunungkidulkab.go.id) - Bank Indonesia menginisiasi acara diskusi publik yang berfokus pada pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui QRIS sebagai metode pembayaran digital, pada Jumat (29/09/2023). Acara yang berlangsung di Pendopo Balai Kalurahan Tepus ini mengundang para Lurah, Carik, dan Pelaku UMKM se Kapanewon Tepus dan Tanjungsari. Diskusi ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman dan penerapan QRIS dalam upaya mendukung pertumbuhan UMKM di Gunungkidul.

QRIS telah menjadi salah satu instrumen penting dalam mendorong transformasi digital di berbagai sektor ekonomi, termasuk UMKM. Dalam diskusi ini, Bank Indonesia menggarisbawahi beberapa manfaat utama dari penggunaan QRIS dalam bisnis UMKM:

 

1. Kemudahan Transaksi

QRIS memungkinkan pelanggan untuk melakukan pembayaran melalui smartphone mereka dengan mudah. Pelaku UMKM dapat menyediakan opsi pembayaran yang lebih praktis bagi pelanggan merekan dan meningkatkan kenyamanan dalam berbelanja.

2. Keamanan Transaksi

Penggunaan QRIS meminimalkan risiko transaksi tunai, yang seringkali menjadi target potensial kejahatan. Transaksi digital melalui QRIS cenderung lebih aman dan tercatat dengan baik.

3. Perluasan Pasar

Dengan menerima pembayaran digital, UMKM dapat menjangkau pelanggan di luar wilayah fisik mereka. Ini membuka peluang untuk perluasan bisnis dan pertumbuhan yang lebih besar.

 

Diskusi ini juga menjadi kesempatan bagi peserta untuk berbagi pengalaman dan tantangan dalam mengadopsi QRIS. Dalam sesi tanya jawab, banyak peserta mengungkapkan minat mereka dalam mengimplementasikan QRIS dalam bisnis mereka.

"Saya yakin QRIS bisa membantu kami meningkatkan penjualan dan memberikan layanan yang lebih baik kepada pelanggan kami," ujar Suwaryanti, salah satu pelaku UMKM yang hadir dalam acara tersebut.

Sementara itu, perwakilan Bank Indonesia menjelaskan berbagai dukungan yang mereka siapkan untuk membantu UMKM dalam mengadopsi QRIS, termasuk pelatihan dan akses ke teknologi yang diperlukan.

Diskusi publik ini menandai langkah awal yang penting dalam membangun ekosistem pembayaran digital yang inklusif di Daerah Istimewa Yogyakarta. Semakin banyak UMKM yang menerima QRIS, semakin besar kontribusi mereka dalam pertumbuhan ekonomi lokal dan nasional.

Acara serupa diharapkan akan dilanjutkan untuk terus mendukung perkembangan UMKM di seluruh Indonesia sehingga membawa manfaat ekonomi yang lebih besar kepada masyarakat.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • Nur aisyah
    Nama saya aisyah ngk anak saya ad 5 anak pertama u...baca selengkapnya
    19 Juli 2026 16:19:24 WIB
  • Atikah
    Assalamualaikum.. Saya mau tanya kenapa tahun lalu...baca selengkapnya
    18 Juli 2026 22:01:16 WIB
  • M SHOLEH
    saya berpenghasilan pas Pasan kok dimasukkan desil...baca selengkapnya
    16 Juli 2026 07:36:11 WIB
  • irmayah
    sebelum covid menyerang memang saya dari keluarga ...baca selengkapnya
    09 Juli 2026 11:53:45 WIB
  • Aep Rukmana Mustopa
    Ijin bertanya, saya adalah mantan penerima bansos ...baca selengkapnya
    11 Juni 2026 09:55:53 WIB
  • Dea amelia
    Saya seorang ibu dengan 2 anak yang masih balita s...baca selengkapnya
    10 Juni 2026 07:51:55 WIB
  • kiky
    semoga bisa makin sukses...baca selengkapnya
    09 Juni 2026 10:08:36 WIB
  • Benmy praat
    Saya umur52 thn anak 2 tidak ada kerja atau pengan...baca selengkapnya
    09 Juni 2026 09:00:06 WIB
  • Melyani
    Assalamualaikum saya dari Cirebon Palimanan barat,...baca selengkapnya
    08 Juni 2026 14:22:52 WIB
  • Ika suhartika
    Nau menurunkan desil,kenapa yg kaya mendapatkan ba...baca selengkapnya
    11 Mei 2026 18:41:10 WIB
Galeri Foto
Sugeng Rawuh
Real Time
Powered by DaysPedia.com
Waktu Saat Ini di DI Yogyakarta
104506
Sel, 3 Maret
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial