Kethoprak Lakon NYAWIJINING KALURAHAN TEPUS

14 April 2024 22:28:23 WIB

Tepus (desatepus.gunungkidulkab.go.id) - Pada malam hari tanggal 14 April 2024, dalam rangka peringatan hari jadi Kalurahan Tepus yang ke-76, kesenian kethoprak turut memeriahkan acara di halaman Balai Kalurahan Tepus. Dalam pertunjukan kethoprak tersebut, para pemain (seniman) handal menyajikan lakon "Nyawijining Kalurahan Tepus" (bersatunya Kalurahan Tepus) yang menggambarkan sejarah bersatunya tiga Kalurahan, yaitu Blekonang, Tepus, dan Dloka.

Kethoprak, sebagai salah satu bentuk seni tradisional Jawa, merupakan gabungan antara seni drama, tari, dan humor. Dalam lakon yang dimainkan, kethoprak mengisahkan secara dramatis dan penuh makna tentang proses bersatunya Kalurahan Tepus yang memiliki sejarah yang kaya dan membentuk identitas kolektif masyarakat.

Pertunjukan kethoprak ini berhasil menarik perhatian masyarakat yang memenuhi halaman Balai Kalurahan Tepus. Para penonton terbawa dalam alur cerita yang ditampilkan dengan penuh semangat dan keterampilan oleh para pemain kethoprak. Dalam suasana malam yang penuh magis, lakon "Nyawijining Kalurahan Tepus" ini memukau penonton dan menyampaikan pesan solidaritas dan persatuan yang begitu penting bagi masyarakat Kalurahan Tepus.

Acara berlangsung hingga larut malam, sampai dini hari pukul 02.00 WIB, menunjukkan antusiasme dan apresiasi yang tinggi dari masyarakat terhadap seni kethoprak yang disajikan. Kesenian kethoprak ini menjadi salah satu highlight dalam rangkaian peringatan hari jadi Kalurahan Tepus yang ke-76, memberikan warna dan keindahan yang tak terlupakan bagi seluruh hadirin.

Pemerintah Kalurahan Tepus turut mendukung penuh penampilan seni kethoprak ini sebagai bentuk upaya untuk memperkaya dan merayakan keberagaman budaya lokal. Dalam semangat gotong royong "dari Tepus untuk Tepus", berbagai potensi aspek kebudayaan ditampilkan melalui kesenian kethoprak yang menjadi wujud kebersamaan dan kecintaan terhadap warisan budaya yang ada.

Dengan demikian, penampilan kesenian kethoprak dalam peringatan hari jadi Kalurahan Tepus menjadi momen bersejarah yang menggugah kesadaran akan pentingnya melestarikan seni tradisional. Melalui seni kethoprak, pesan-pesan moral, sejarah, dan kearifan lokal diwariskan dan dilestarikan untuk generasi selanjutnya. Semoga kegiatan seni dan budaya semacam ini terus dikembangkan dan diapresiasi, menjadikan Kalurahan Tepus sebagai tempat yang kaya akan keindahan dan kearifan lokal. Tepus berbudaya, ada sejak 1948.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • Nur aisyah
    Nama saya aisyah ngk anak saya ad 5 anak pertama u...baca selengkapnya
    19 Juli 2026 16:19:24 WIB
  • Atikah
    Assalamualaikum.. Saya mau tanya kenapa tahun lalu...baca selengkapnya
    18 Juli 2026 22:01:16 WIB
  • M SHOLEH
    saya berpenghasilan pas Pasan kok dimasukkan desil...baca selengkapnya
    16 Juli 2026 07:36:11 WIB
  • irmayah
    sebelum covid menyerang memang saya dari keluarga ...baca selengkapnya
    09 Juli 2026 11:53:45 WIB
  • Aep Rukmana Mustopa
    Ijin bertanya, saya adalah mantan penerima bansos ...baca selengkapnya
    11 Juni 2026 09:55:53 WIB
  • Dea amelia
    Saya seorang ibu dengan 2 anak yang masih balita s...baca selengkapnya
    10 Juni 2026 07:51:55 WIB
  • kiky
    semoga bisa makin sukses...baca selengkapnya
    09 Juni 2026 10:08:36 WIB
  • Benmy praat
    Saya umur52 thn anak 2 tidak ada kerja atau pengan...baca selengkapnya
    09 Juni 2026 09:00:06 WIB
  • Melyani
    Assalamualaikum saya dari Cirebon Palimanan barat,...baca selengkapnya
    08 Juni 2026 14:22:52 WIB
  • Ika suhartika
    Nau menurunkan desil,kenapa yg kaya mendapatkan ba...baca selengkapnya
    11 Mei 2026 18:41:10 WIB
Galeri Foto
Sugeng Rawuh
Real Time
Powered by DaysPedia.com
Waktu Saat Ini di DI Yogyakarta
104506
Sel, 3 Maret
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial