Apa Saja Kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk? Simak
02 Maret 2024 14:15:05 WIB
Tepus (desatepus.gunungkidulkab.go.id) - Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) adalah suatu upaya yang dilakukan untuk mengurangi atau menghilangkan sarang nyamuk (Aedes aegypti) yang dapat menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk penyebab demam berdarah. PSN dapat dilakukan dengan beberapa langkah:
1. Menghapus Tempat Perindukan dan Perkembangbiakan Nyamuk: Hal ini meliputi pembuangan atau pengosongan tempat-tempat yang menjadi sarang nyamuk, seperti bekas air di wadah, kaleng bekas, ban bekas, dan tempat-tempat lain yang dapat menampung air hujan. Tempat-tempat tersebut perlu dibersihkan secara rutin agar nyamuk tidak memiliki tempat yang cocok untuk bertelur dan berkembang biak.
2. Menutup Rapat Tempat Penampungan Air: Wadah penampungan air baik yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari maupun yang digunakan sebagai cadangan air perlu ditutup rapat agar nyamuk tidak dapat masuk ke dalamnya untuk bertelur.
3. Menguras Tempat Penampungan Air yang Tidak Dapat Ditutup: Bila terdapat tempat penampungan air yang tidak dapat ditutup, seperti kolam dan bak mandi yang tidak digunakan, perlu diadakan pengurasan secara berkala untuk menghilangkan air yang menjadi tempat perindukan nyamuk.
4. Mengubur, Mengubun, atau Mengolah Limbah yang Dapat Menampung Air: Limbah organik maupun anorganik yang dapat menampung air perlu diolah atau dibuang dengan benar agar tidak menjadi tempat perindukan nyamuk.
Komentar atas Apa Saja Kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk? Simak
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
- Apakah yang Dimaksud Water Treatment yang diuji coba di Padukuhan Pudak? Berikut Penjelasannya !
- Lurah Tepus Hadiri Uji Coba Water Treatment di Padukuhan Pudak
- Mengenal Hukum Sejak Dini : Simulasi Sidang di SD Muhammadiyah Dloko
- Bank BPD DIY Peduli Salurkan Bantuan Air Bersih 30 Tangki untuk Tiga Padukuhan di Kalurahan Tepus
- UGM Gelar Bakti Sosial di Padukuhan Pudak, Salurkan Bantuan Air Bersih dan Pengobatan Gratis
- BKSDA DIY Kunjungi Kalurahan Tepus, Dalami Dugaan Serangan Hewan Liar terhadap Ternak Warga
- Ulasan Redaksi : Serangan kepada Hewan Ternak (KEMBALI) Terjadi. Belum Ada Kepastian Penyebabnya.
Komentar Terkini
-
Nur aisyah
Nama saya aisyah ngk anak saya ad 5 anak pertama u...baca selengkapnya
19 Juli 2026 16:19:24 WIB -
Atikah
Assalamualaikum.. Saya mau tanya kenapa tahun lalu...baca selengkapnya
18 Juli 2026 22:01:16 WIB -
M SHOLEH
saya berpenghasilan pas Pasan kok dimasukkan desil...baca selengkapnya
16 Juli 2026 07:36:11 WIB -
irmayah
sebelum covid menyerang memang saya dari keluarga ...baca selengkapnya
09 Juli 2026 11:53:45 WIB -
Aep Rukmana Mustopa
Ijin bertanya, saya adalah mantan penerima bansos ...baca selengkapnya
11 Juni 2026 09:55:53 WIB -
Dea amelia
Saya seorang ibu dengan 2 anak yang masih balita s...baca selengkapnya
10 Juni 2026 07:51:55 WIB -
kiky
semoga bisa makin sukses...baca selengkapnya
09 Juni 2026 10:08:36 WIB -
Benmy praat
Saya umur52 thn anak 2 tidak ada kerja atau pengan...baca selengkapnya
09 Juni 2026 09:00:06 WIB -
Melyani
Assalamualaikum saya dari Cirebon Palimanan barat,...baca selengkapnya
08 Juni 2026 14:22:52 WIB -
Ika suhartika
Nau menurunkan desil,kenapa yg kaya mendapatkan ba...baca selengkapnya
11 Mei 2026 18:41:10 WIB
Brayat Kalurahan
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Total Visitor | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |













