Adat dan Makna Malam Selikuran Pada Bulan Puasa

02 April 2024 23:25:53 WIB

Tepus (desatepus.gunungkidulkab.go.id) - Malam Selikuran merupakan tradisi yang sangat dihormati dan memiliki makna mendalam bagi masyarakat Jawa, terutama dalam bulan puasa Ramadan. Malam Selikuran adalah momen di mana masyarakat berkumpul bersama untuk mengadakan kenduri dan doa bersama sambil membawa nasi dan lauk sebagai simbol kebersamaan dan keikhlasan.

Tradisi Malam Selikuran biasanya dilaksanakan pada malam ke-21 bulan puasa (30 Maret 2024). Pada malam ini, warga masyarakat berkumpul di salah satu tempat yang disepakati untuk mengikuti acara yang dipimpin oleh seorang Rais atau pemimpin doa. Rais memiliki peran penting dalam mengarahkan doa bersama dan memimpin prosesi selikuran ini.

Acara dimulai dengan pembacaan doa bersama untuk memohon berkah, keselamatan, dan kelancaran dalam menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan. Setelah doa bersama selesai, dilanjutkan dengan makan bersama dimana setiap peserta membawa nasi dan lauk yang kemudian akan disantap bersama sebagai bentuk kebersamaan, solidaritas, dan saling berbagi.

Malam Selikuran tidak hanya sekadar acara makan bersama, tetapi juga menjadi momen untuk mempererat tali persaudaraan, meningkatkan kebersamaan, dan merayakan nilai-nilai kebersamaan dalam melestarikan tradisi dan budaya lokal. Melalui acara ini, masyarakat Kalurahan Tepus dapat mengungkapkan rasa syukur, kesatuan, dan kebersamaan dalam menjalani ibadah puasa dan mendekatkan diri kepada Tuhan. Dalam bahasa Jawa, "Selikuran" berasal dari kata "Selikur" berarti angka 21.

Dokumentasi kegiatan : lokasi di Balai Padukuhan Tepus II

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • Nur aisyah
    Nama saya aisyah ngk anak saya ad 5 anak pertama u...baca selengkapnya
    19 Juli 2026 16:19:24 WIB
  • Atikah
    Assalamualaikum.. Saya mau tanya kenapa tahun lalu...baca selengkapnya
    18 Juli 2026 22:01:16 WIB
  • M SHOLEH
    saya berpenghasilan pas Pasan kok dimasukkan desil...baca selengkapnya
    16 Juli 2026 07:36:11 WIB
  • irmayah
    sebelum covid menyerang memang saya dari keluarga ...baca selengkapnya
    09 Juli 2026 11:53:45 WIB
  • Aep Rukmana Mustopa
    Ijin bertanya, saya adalah mantan penerima bansos ...baca selengkapnya
    11 Juni 2026 09:55:53 WIB
  • Dea amelia
    Saya seorang ibu dengan 2 anak yang masih balita s...baca selengkapnya
    10 Juni 2026 07:51:55 WIB
  • kiky
    semoga bisa makin sukses...baca selengkapnya
    09 Juni 2026 10:08:36 WIB
  • Benmy praat
    Saya umur52 thn anak 2 tidak ada kerja atau pengan...baca selengkapnya
    09 Juni 2026 09:00:06 WIB
  • Melyani
    Assalamualaikum saya dari Cirebon Palimanan barat,...baca selengkapnya
    08 Juni 2026 14:22:52 WIB
  • Ika suhartika
    Nau menurunkan desil,kenapa yg kaya mendapatkan ba...baca selengkapnya
    11 Mei 2026 18:41:10 WIB
Galeri Foto
Sugeng Rawuh
Real Time
Powered by DaysPedia.com
Waktu Saat Ini di DI Yogyakarta
104506
Sel, 3 Maret
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial