Tinjau Tanah Amblas di Walangan, Lurah Tepus Usahakan Solusi Penanganan ke Depan

maz_yon 12 Januari 2026 21:17:34 WIB

Tepus (desatepus.gunungkidulkab.go.id) – Senin (12/01/2026), Hujan deras yang mengguyur wilayah Kalurahan Tepus dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan terjadinya tanah amblas di wilayah Padukuhan Walangan, tepatnya di sekitar pemukiman warga RT 01. Peristiwa tersebut menyebabkan aliran air hujan membawa tanah dan lumpur ke badan jalan, sehingga mengganggu akses dan aktivitas masyarakat setempat.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Lurah Tepus bersama Pamong Kalurahan, Ketua Bamuskal, serta Bhabinkamtibmas melakukan kunjungan lapangan untuk melihat secara langsung kondisi tanah amblas sekaligus memastikan dampak yang ditimbulkan terhadap lingkungan sekitar dan keselamatan warga.

Dalam peninjauan tersebut, rombongan mengamati kondisi kontur tanah serta aliran air yang berpotensi memperparah kerusakan apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi. Selain itu, dilakukan pula inventarisasi kebutuhan penanganan awal guna meminimalkan risiko lanjutan, terutama yang berkaitan dengan keselamatan warga dan kelancaran akses jalan.

Lurah Tepus menyampaikan bahwa pemerintah kalurahan akan berupaya mencari solusi penanganan yang tepat.

“Kami turun langsung untuk memastikan kondisi di lapangan dan menghitung langkah penanganan yang dapat dilakukan. Ke depan, kami akan mengupayakan solusi terbaik melalui koordinasi dengan pihak terkait agar kondisi ini tidak semakin membahayakan warga,” ujar Lurah Tepus.

Ia juga menambahkan bahwa penanganan akan mempertimbangkan aspek keamanan lingkungan dan keberlanjutan, terutama dalam mengelola aliran air saat musim hujan. Pemerintah Kalurahan Tepus berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan lembaga kalurahan serta instansi terkait guna mempercepat proses penanganan.

Pemerintah kalurahan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana akibat cuaca ekstrem, serta segera melaporkan apabila ditemukan kondisi lingkungan yang berisiko. Diharapkan, sinergi antara pemerintah kalurahan, lembaga desa, dan masyarakat dapat mempercepat penanganan dan pemulihan wilayah terdampak.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 

Pencarian

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Pengunjung